London — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan keberhasilan operasi pencegatan kapal tanker shadow fleet atau armada bayangan Rusia yang berupaya melintas di Selat Inggris. Operasi ini dipimpin langsung oleh Starmer dan dilakukan pada dini hari Minggu (14/6/2026).
Instruksi Langsung PM Starmer ke Militer
Melalui platform media sosial X, Starmer mengungkapkan bahwa ia menginstruksikan Angkatan Bersenjata Inggris untuk mencegat kapal tanker tersebut. “Pada dini hari tadi, saya menginstruksikan Angkatan Bersenjata kami untuk mencegat sebuah kapal tanker shadow fleet yang berupaya melewati Selat Inggris,” ujarnya.
Starmer menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan pukulan bagi Rusia dan menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mendanai perang Vladimir Putin di Ukraina. “Operasi sukses ini memberikan pukulan lain bagi Rusia dan mengingatkan mereka yang mendanai perang Putin di Ukraina bahwa kami tidak akan membiarkan mereka bersembunyi,” tegasnya.
Marinir Kerajaan dan NCA Turun Tangan
Kementerian Pertahanan Inggris merilis pernyataan resmi bahwa kapal SMYRTOS berhasil dinaiki oleh Komando Marinir Kerajaan dan petugas penegak hukum yang terlatih khusus dari Badan Kejahatan Nasional (NCA). Kapal tersebut kini sedang dipindahkan ke tempat berlabuh di lepas pantai selatan Inggris dan berada dalam pantauan ketat.
“Rusia telah berupaya keras untuk menghindari sanksi dan terus memicu perang barbariknya dengan Ukraina,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris, dilansir AFP.
Shadow Fleet Ancaman Serius bagi Eropa
Kapal-kapal shadow fleet Rusia dikenal sebagai armada bayangan yang digunakan Moskow untuk menghindari sanksi internasional dan tetap mengekspor minyak secara ilegal. Fenomena ini telah menjadi perhatian serius negara-negara Barat, termasuk Inggris yang memegang peran penting dalam keamanan jalur pelayaran strategis Eropa.
Starmer juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel militer dan penegak hukum yang terlibat. “Saya ingin berterima kasih kepada semua yang terlibat, termasuk Angkatan Bersenjata dan petugas penegak hukum yang menjaga negara ini aman 24 jam sehari, 365 hari setahun,” katanya.
Kesimpulan: Operasi pencegatan kapal shadow fleet Rusia oleh Inggris menandai eskalasi baru dalam penegakan sanksi internasional terhadap Moskow. Dengan melibatkan Marinir Kerajaan dan Badan Kejahatan Nasional secara langsung atas instruksi PM Starmer, Inggris menunjukkan komitmen serius untuk memutus rantai pendanaan perang Rusia di Ukraina melalui jalur laut.
Sumber: CNN Indonesia (14/6/2026) • Anadolu Agency • AFP




Memuat komentar...