Flores — Dua gunung api di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, meletus secara bersamaan pada Sabtu (20/6/2026), memaksa dua bandara utama di wilayah tersebut menghentikan seluruh operasional penerbangan. Aktivitas vulkanik ganda ini mengancam konektivitas udara di kawasan timur Indonesia.
Lewotobi dan Ile Lewotolok Bererupsi Serentak
Gunung Lewotobi Laki-laki yang berstatus Level III (Siaga) kembali memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi 600 meter di atas puncak pada pukul 14.40 WITA. Letusan terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 mm selama 42 detik. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah utara dan timur laut.
Tak jauh dari situ, Gunung Ile Lewotolok yang berstatus Level II (Waspada) juga menunjukkan peningkatan aktivitas sejak 18 Juni 2026. Kolom abu setinggi 300 meter tercatat berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah barat. Kombinasi kedua gunung ini menciptakan situasi darurat vulkanik di wilayah Flores.
Dua Bandara Ditutup, Penerbangan Batal
Bandara Frans Seda Maumere di Kabupaten Sikka resmi ditutup mulai Sabtu hingga Minggu (21/6) pukul 06.00 WITA. Kepala Bandara Partahian Panjaitan memastikan seluruh jadwal penerbangan hari ini ditangguhkan, termasuk rute Wings Air Maumere-Kupang, Kupang-Maumere, dan Makassar-Maumere beserta rute sebaliknya.
Sementara itu, Bandara Gewayantana Larantuka sudah berstatus Aerodrome Closed sejak Kamis lalu akibat erupsi Ile Lewotolok dan dampak abu dari Lewotobi. Kepala Bandara Puguh Lukito menyatakan belum ada jadwal pasti pembukaan kembali dan menyarankan penumpang memantau informasi resmi dari maskapai.
PVMBG Keluarkan Peringatan Keras
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga dan wisatawan tidak mendekati area dalam radius 5 kilometer dari puncak kedua gunung. Masyarakat di sekitar lereng juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan jika turun hujan deras, khususnya di aliran sungai yang berhulu di puncak Lewotobi seperti wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, dan sekitarnya.
Warga yang terdampak hujan abu disarankan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan pernapasan.
Kesimpulan
Erupsi ganda Gunung Lewotobi Laki-laki dan Ile Lewotolok di Flores menciptakan krisis penerbangan di NTT dengan ditutupnya dua bandara utama. Penumpang yang sudah memesan tiket diminta bersabar dan terus memantau informasi dari maskapai. PVMBG terus memantau kedua gunung dan mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki zona bahaya radius lima kilometer dari puncak.



Memuat komentar...