Jakarta – Operasional ibadah haji 1447 H / 2026 M memasuki fase penting. Mulai Kamis, 30 April 2026, sebanyak 12 kloter jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai dipindahkan (didorong) dari Madinah menuju Makkah Al-Mukarramah.

Menurut informasi dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), kloter perdana yang akan berangkat adalah YIA 01 (Embarkasi Yogyakarta) diikuti oleh JKG 01 (Embarkasi Jakarta). Proses pemindahan ini merupakan bagian dari rencana perjalanan haji gelombang 1 yang telah disusun sejak awal.

Hingga 29 April 2026, lebih dari 40.000 hingga 47.000 jemaah Indonesia sudah berhasil diberangkatkan dari Tanah Air menuju Madinah. Ribuan di antaranya telah tiba dan sedang menjalani masa tinggal di Madinah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk mempersiapkan rangkaian ibadah utama.

Jadwal Pemberangkatan Gelombang 1

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1447 H yang dikeluarkan Kementerian Agama:

  • 21 April 2026: Jemaah mulai masuk asrama haji di berbagai embarkasi.
  • 22 April – 6 Mei 2026: Pemberangkatan gelombang 1 dari Indonesia menuju Madinah.
  • 1 Mei – 15 Mei 2026: Pemindahan jemaah gelombang 1 dari Madinah ke Makkah.

Hari ini (30 April) menjadi awal masa transisi besar-besaran dari Madinah ke Makkah bagi jemaah gelombang pertama. Jemaah akan diangkut menggunakan bus resmi yang telah disiapkan pemerintah Arab Saudi dengan pengawalan ketat.

Persiapan dan Layanan yang Disediakan

Kementerian Haji dan Umrah RI bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah mempersiapkan beberapa hal penting:

  • Akomodasi hotel di Makkah yang sudah siap.
  • Bus shalawat untuk memudahkan jemaah beribadah di Masjidil Haram.
  • Layanan kesehatan yang diperketat, terutama bagi lansia dan jemaah berisiko tinggi.
  • Aplikasi dan sistem tracking untuk memantau pergerakan jemaah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah menyatakan bahwa seluruh proses keberangkatan berjalan sesuai jadwal meski situasi geopolitik di Timur Tengah sempat menjadi perhatian. “Kami terus berkoordinasi dengan otoritas Saudi untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah,” ujarnya.

Total Kuota Haji Indonesia 2026

Tahun ini Indonesia mendapat kuota sekitar 204.000 – 221.000 jemaah (tergantung update final). Jemaah dibagi menjadi dua gelombang:

  • Gelombang 1 (ke Madinah dulu) → mayoritas lansia dan prioritas.
  • Gelombang 2 (langsung ke Jeddah/Makkah) → mulai 7 Mei 2026.

Puncak ibadah haji (wukuf di Arafah) diprediksi jatuh pada pertengahan Juni 2026.

Pesan untuk Jemaah dan Keluarga

Kemenag mengimbau keluarga jemaah untuk terus mendoakan keselamatan dan kelancaran ibadah. Jemaah diharapkan menjaga kesehatan, mematuhi petunjuk petugas, serta menggunakan fasilitas yang telah disediakan agar ibadah dapat berjalan dengan khusyuk dan aman.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemindahan 12 kloter pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pantau terus update resmi dari situs haji.kemenag.go.id atau akun media sosial Kementerian Haji dan Umrah untuk informasi terkini.

Semoga seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kemudahan, kesehatan, dan dapat melaksanakan ibadah dengan sempurna, serta kembali ke Tanah Air sebagai haji/hajah yang mabrur.